Selasa, 26 Maret 2013

kejujuran seorang pemuda yang sholeh


pada zaman dahulu ada seorang pemuda yang sholeh dan memiliki sifat wara (yang memiliki sifat hati-hati) dalam tingkah laku dan perbuatanya.serta jujur dalam tutur katanya.pada suatu hari pemuda ini sedang berjalan  di pinggir sungai,ketika hendak beristirahat dan ingin membasuh mukanya dari air sungai itu,karena nampak air sungai itu yang jernih dan menyegarkan.ketika pemuda ini membasuh kedua tangannya dan mukanya.tiba-tiba ada sebuah apel yang datang menghampirinya.dan pemuda itu mengambil dan memakannya.ketika dia memakan buah apel itu ,pemuda ini baru menyadari bahwa buah apel ini ada pemiliknya.


kemudian pemuda ini pun pergi menyusuri aliran sungai ini untuk mencari sumber dimana buah apel ini berasal.dan akhirnya pemuda ini pun menemukan ada kebun apel yang salah satu pohon yang ranting-rantingnya menjulur ke sungai.dan pemuda ini hendak mencari pemilik kebun ini untuk meminta keikhlasannya dan keridoannya salah satu buah yang dia makan tersebut.

ketika pemuda ini bertemu dengan pemilik kebun apel yang menurut keterangan dia adalah seorang ulama besar.pemuda ini menceritakan kronologisnya yang membawa dia datang menemui pemilik kebun apel tersebut.mendengar cerita dan kejujuran serta sifat waranya,pemilik kebun apel ini merasa kagum dan simpatik atas pengakuan dan kejujuranya.pemilik kebun apel ini pun hendak menguji kejujuran dan ketulusannya.akhirnya si pemilik kebun pun mengajukan syarat kepada pemuda tersebut bahwa jika kamu ingin aku mengikhlaskannya atas apa yang telah kamu makan maka kamu harus menebusnya dengan bekerja beberapa hari di kebunku ini,jawab si pemilik kebun tersebut.

dengan syarat tersebut si pemuda pun tidak merasa keberatan jika memang itu bisa menebus sebuah apel yang telah di makannya.dan hari pun berlalu sesuai dengan kesepakatan antara si pemuda yang jujur dan si pemilik kebun apel tersebut.dan dengan bijak dan waranya si pemuda sholeh ini pun mengajukan pertanyaan "wahai tuan sudah cukupkan waktu yang telah aku lalu di tempat ini?"

si pemilik kebun apel ini memang sangat menyukai kejujuran dan sifat waranya dari pemuda ini,dan berniat ingin menikahkannya dengan putrinya,lalu diapun mengajukan pertanyaan kepada pemuda tersebut,bila kamu ingin aku menghalalkan apa yang kamu makan,maka maukah kamu menikahi putriku,dan menjelaskan ciri-cirinya,sebagai berikut dia tidak memiliki kedua mata,tidak memiliki 2 telinga,tidak berbicara,tidak memiliki 2 tangan ,dan tidak memiliki 2 kaki.

untuk sementara waktu si pemuda tersebut terdiam,dan menjawab apakah aku layak untuk dia karena aku aku adalah orang yang tidak memiliki apa-apa,dan pemilik kebun pun tersenyum dan menjawab,kamu layak untuk putri ku karena kejujuran dan sifat wara yang kamu miliki,dan putriku pun layak untuk kamu,karena dia tidak memiliki ke 2 mata yang di pake untuk melihat hal-hal yang di larang oleh alloh,tidak memiliki 2 telinga untuk mendengarkan hal-hal yang sia-sia dan dilarang oleh agama,tidak berbicara karena nafsu (mengunjing,mencemoohkan orang lain,menyakiti orang lain dengan lisannya) tidak memiliki 2 tangan yang pake untuk maksiat kepada alloh,dan tidak memiliki 2 kaki yang di gunakan untuk melangkah di jalan yang di larang oleh alloh.

akhirnya mereka pun menikah dan melahirkan anak yang soleh.dan anaknya menjadi seorang ulama besar dan menjadi seorang wali agung

Minggu, 02 Desember 2012

Cara Menumbuhkan Percaya Diri



Percaya Diri memberikan kita kebebasan untuk melakukan kesalahan dan mengatasi dengan kegagalan tanpa membuat diri kita tidak berharga. Jika kita memiliki rasa percaya diri, secara tidak langsung dapat meningkatkan rasa percaya diri orang lain juga.


Selain itu, kebanyakan orang segan untuk mengembalikan sesuatu hal yang dilemparkan oleh seseorang yang gugup, meraba-raba dan terlalu menyesali yang telah diperbuat. Di lain pihak, anda mungkin dengan cepat terpengaruhi oleh seseorang yang berbicara dengan jelas, yang lebih mengutamakan pikiran yang jernih, yang menjawab pertanyaan dengan pasti, dan selalu siap dan tidak malu mengakui jika dia tidak mengetahui tentang suatu hal.


jadi berapa tingkat Kepercayaan Diri anda jika bisa dinilai dengan skala 1-10? Apakah Anda termasuk memiliki kepercayaan Diri yang rendah? ada berita bagus untuk anda, ternyata rasa Percaya Diri dapat ditelaah dan dibangun.

Mari kita mulai proses membangun rasa Percaya Diri. Mohon diingat tidak ada solusi instant untuk itu. Namun seperti kata pepatah; “Practice make a man perfect.” Jadi yang harus Anda lakukan adalah mencoba dan mengimplementasikan tips Trik Menambah Rasa Percaya Diri berikut dalam kehidupan sehari-hari.

1. Kenali rasa ketidaknyamanan Anda
Kita semua memiliki rasa ketidaknyamanan. Bisa muncul karena jerawat di muka anda, selalu menyesali, tidak nyaman pada teman-teman anda. Memberikan nama pada sesuatu hal yang dapat membuat anda merasa tidak berharga, malu atau rendah dapat membantu melawan hal-hal tersebut. Anda bisa menuliskan pikiran anda pada sehelai kertas dan ini dapat membuat perasaan Anda lebih ringan dan bahagia. Ingat tidak ada seorang pun yang sempurna. Orang-orang disebelah Anda mungkin juga memiliki banyak rasa ketidaknyamanan yang sama dengan anda. Jika dengan menuliskan masalah anda tidak cukup membantu, anda bisa membicarakannya dengan teman dekat anda atau seseorang yang anda cintai. Membagi pikiran anda akan menolong meringankan beban yang anda tanggung sendiri.

2. Kenali kesuksesan anda
Tidak jadi soal seberapa besar perasaan ketidaknyamanan anda, Tuhan telah memberkahi diantara kita dengen suatu bakat tertentu. Temukan sesuatu hal yang anda ahli dan jago di bidang itu dan fokuslah untuk mengembangkannya. Rendah diri adalah pernyataan pikiran yang mendeklarasikan diri anda sebagai Korban. jangan biarkan diri anda menjadi Korban.

3. Bersyukurlah atas apa yang anda miliki
waktu membuktikan akar dari perasaan ketidaknyamanan dan tidak percaya diri adalah perasaan selalu tidak cukup atas kepemilikan sesuatu, apakah itu pengakuan emosional, keberuntungan, uang, dll. Dengan mengakui dan menghargai apa yang kita miliki, anda dapat melawan perasaan tidak utuh dan tidak puas. Menemukan kedamaian dalam diri akan membangkitkan percaya diri anda.

4. Selalu berpikiran positif
Hindari mendapatkan rasa kasihan dan simpati dari orang lain. jangan pernah membuat orang lain memiliki rasa rendah terhadap anda, mereka bisa merasa sepert itu hanya dengan seijin anda. Jika anda terus menerus benci dan merendahkan diri anda sendiri, orang akan melakukan dan menilai anda seperti itu. Anda harus berbicara positif tentang diri anda,tentang masa depan anda, dan tentang kemajuan anda.Jangan pernah takut menunjukkan kekuatan dan qualitas anda pada orang lain.

5. Berpakaian rapi
Walaupun pakaian tidak membuat orang lebih berkualitas, tapi dapat mempengaruhi cara berpikir kita terhadap diri kita sendiri. Ketika kita tidak terlihat bagus, maka perasaan anda juga tidak bagus. dan ini dapat merubah cara anda membawa diri anda sendiri dan berinteraksi dengan orang lain. Ini bukan berarti anda harus menyediakan uang yang banyak untuk belanja baju. Daripada membeli banyak pakaian murah, lebih baik membeli beberapa baju dengan kualitas tinggi. Dalam jangka waktu yang lama juga akan menghemat pengeluaran, sebab baju yang lebih bagus dan sedikit lebih mahal akan lebih kuat dibandingkan baju yang jelek dengan harga yang murah.

6. Berjalan dengan cepat
Gaya berjalan sangat berbicara banyak tentang kepribadian anda. apakah lambat?seperti kelelahan?menyakitkan? atau enerjik? orang dengan rasa percaya diri bagus akan berjalan lebih cepat. Mereka memiliki tempat yang harus dituju, orang yang harus ditemui, pekerjaan penting yang harus dilakukan. Anda dapat meningkatkan kecepatan langkah jalan anda. Berjalan 25% lebih cepat dari sebelumnya akan dapat membuat anda terlihat dan merasa lebih penting.

7. Berikan pujian kepada orang lain
Ketika berpikir negatif tentang diri kita, kadang kita juga melakukan hal yang sama pada orang lain dalam bentuk hinaan dan gosip. Hindari bergosip ria yang mana dapat menusuk diri anda sendiri dan berusaha memberikan pujian pada orang-orang disekitar anda. Dalam prosesnya, anda akan menjadi disukai dan dapat membangun rasa percaya diri. Dengan melihat sisi yang terbaik dari orang lain,secara tidak langsung membawa hal yang terbaik pada diri sendiri.

8. Duduk di bangku paling depan
Orang-orang ‘Aliran belakang’ mungkin dapat bersenang-senang di sekolah atau di kuliah pada saat duduk di belakang, tapi itu tidak akan memberikan dorongan untuk membangun rasa percaya diri. Jangan pernah takut untuk diperhatikan. Dengan memutuskan untuk duduk di baris depan,anda dapat menghilangkan ketakutan yang tak beralasan karena diperhatikan dan dapat membangun kepercayaan diri anda.

9. Berbicaralah dan Tersenyumlah
Penelitian membuktikan banyak orang takut berbicara atau bertanya pada grup diskusi atau acara umum. Mereka takut akan dinilai orang lain karena berbicara sesuatu yang konyol. Padahal, orang kebanyakan lebih menerima daripada yang kita bayangkan. Kenyataannya kebanyakan orang memiliki ketakutan yang sama persis. Dengan berusaha berbicara setidaknya sekali di setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang bagus, lebih percaya diri tentang pikiran anda, dan akan dikenali sebagai leader oleh rekan-rekan anda. Selain itu,jangan lupa juga untuk selalu tersenyum, coba untuk tersenyum sesering mungkin. Orang selalu menyenangi wajah yang penuh senyum. Orang akan selalu welcome jika kontak dengan anda. Wajah yang selalu tersenyum akan selalu menerima kehangatan dan rasa sayang. Penerimaan yang baik dari orang lain akan meningkatkan rasa percaya diri kita.

10. Berolahraga
Pikiran yang sehat muncul dari badan/ fisik yang sehat pula. Jika anda dalam kondisi fit, anda akan memiliki energi positif. Jika anda tidak fit, anda akan merasa tidak menarik. Ini akan menyebabkan kemerosotan akhlak. Sedikit disiplin dalam hidup anda dapat membantu banyak dalam pencapaian rasa percaya diri anda yang lebih tinggi.

Masa Depan Pemuda Islam


Pemuda adalah agen perubahan (Agent Of Change). Banyak catatan sejarah yang mengungkapkan bahwa perubahan selalu melibatkan pemuda. Semangat yang dimilikinya memang luar biasa, namun semangat yang dimilikinya itu bisa saja diarahkan pada kebaikan mau pun keburukan.

Rasulullah SAW banyak merekrut pemuda-pemuda pada masanya, yang mana peran pemuda itu sangat penting dalam perjuangan dakwah Rasulullah SAW. Pemuda-pemuda yang menjadi pejuang islam tersebut menemani dakwah Rasulullah dari beliau di makkah, dimana kaum muslimin saat itu mengalami masa-masa tersulit, diantaranya disiksa, dibunuh, bahkan diboikot oleh Kafir Quraisy, namun pemuda-pemuda ¨pertama¨ Islam itu tetap tegar menemani dakwah Islam.

Tercatat dalam tinta emas sejarah islam, nama-nama pemuda yang dalam usia belianya sudah mengazamkan (meneguhkan) diri menjadi pejuang islam, yang sangat sulit kita bandingkan dengan pemuda pada abad ini. Lihat saja sahabat Nabi yang bernama Zubeir bin Al-Awwam yang pada usia 15 tahun sudah menjadi mujahid dan juru dakwah, apalagi beliau terkenal sebagai teman diskusi rasulullah SAW. Lihat juga Thalhah bin Ubaidillah, yang usia yang masih 16 tahun sudah menjadi mujahid dan yang lebih dahsyat lagi, beliau juga tercatat sebagai donatur dari perjuangan dakwah rasulullah SAW. Lihat juga SaƔd bin Abi Waqash yang pada usia 16 tahun sudah turut serta dalam perang uhud, dia tercatat sebagai darah pertama yang mengalir dalam perang itu. Lihat Zaid bin Tsabit, anak kecil ini merengek ingin ikut dalam perang badar, namun tidak diizinkan oleh Rasulullah SAW karena usianya waktu itu masih 12 tahun. Subhanallah...

Lihat juga kisah muhammad Al-Fatih, kisah yang melegenda ini adalah contoh dari seorang pemuda berusia 23 tahun, namun berhasil menaklukkan negara adidaya waktu itu yaitu Konstantinopel. Beliau sejak kecil bermimpi menjadi penakluk Konstantinopel yang mana hal itu sudah dijanjikan oleh rasulullah SAW(1) dan sudah dicoba oleh para Khalifah, namun selalu belum berhasil. Beliau adalah pemuda yang menjadi pemimpin terbaik yang memimpin pasukan-pasukan terbaik(2). Luar biasanya lagi, beliau sejak baligh tidak pernah meninggalkan shalat rawatib dan tahajud, dan ini juga berlaku pada 20.000 pasukannya. Subhanallah...

Jika pada masa awal-awal hingga abad 17, pemuda selalu menjadi ujung tombak perjuangan islam, namun sejak abad 18, para pemuda justru teracuni dengan paham-paham barat. Mereka lebih bangga dengan ikatan nasionalismenya dibandingkan dengan ikatan islamnya. Mereka lebih bangga pada ke-turkia-nnya atau ke-arab-annya dari pada ke-muslim-annya. Virus-virus perpecahan inilah yang didoktrinkan pada pemuda muslim waktu itu. Sehingga umat islam pada waktu itu mudah sekali dipecah-pecah oleh imperialis barat, yang kemudian berujung pada keruntuhan Khilafah pada 3 Maret 1924 M.

Selain merusak ideologinya, barat (baca: imperialis, kapitalis) juga merusak dalam hal budaya. Yaitu dengan merusak pemudinya, dengan mendoktrinkan paham-paham ¨kebebasan¨ seperti feminisme dan kesetaraan gender, sehingga ketika para pemudi islam sudah melepas kerudungnya dan jilbabnya, maka saat itulah moral pemuda rusak dibuatnya. Sehingga memperparah rusaknya umat islam waktu itu, dan menyulitkan usaha untuk menegakkan Khilafah lagi.

Kerusakan pemuda itu tetap dijaga hingga kini. Berbagai cara digunakan barat untuk merusak pemuda islam. Misalnya menerapkan kurikulum yang memisahkan agama dari kehidupan, media televisi, koran, majalah, tabloid yang terus menerus mengkampanyekan kerusakan. Masa muda selalu dikaitkan dengan santai-santai, bersenang-senang, pacaran, dll. Klub-klub malam semakin menjamur diberbagai tempat dengan tawaran yang menggiurkan pagi pemuda dan pemudi yang kurang iman. Ditambah lagi dengan pencitraan yang buruk pada pemuda-pemuda pejuang islam dengan sebutan teroris, extrimis, fundamentalis, rasikal, dll. Lengkaplah sudah penjagaan terhadap rusaknya pemuda, sehingga pemuda-pemuda saat ini sangat sulit untuk diajak memperjuangkan islam. Jangankan untuk berdakwah, dalam hal seringan shalat saja mereka sudah banyak yang meninggalkan tanpa merasa bersalah. Lahaula wala quwwata illa billah...

Lalu bagaimana solusinya untuk mengembalikan lagi pemuda islam pada posisinya? Solusi paling dekat adalah dengan terus mendekati mereka dan mendakwahi mereka, terutama secara personal. Kedua, ajarkan kepada mereka tentang aqidah yang berlandaskan akal sehat, ajak mereka berpikir tentang dari mana kehidupan, untuk apa kehidupan, dan apa yang akan terjadi setelah kehidupan. Sentuh pemikrian mereka terlebih dahulu dan jangan sentuh pada aspek fiqh. Setelah itu ajaklah mereka untuk memikirkan problematika umat islam, mulai dari dirinya, lingkungannya, dan kaum muslimin secara umum didunia ini. Diskusikan tentang solusi dari semua masalah itu dari aspek aqidah islamiyah. Jika ini berhasil, maka percayalah dia akan lebih mudah untuk diajak bergabung bersama barisan dakwah ini.

Dari kumpulan para pemuda-pemuda yang tercerahkan dengan islam tadi terbentkalah mesin-mesin revolusi yang akan menjadi penggerak revolusi menuju tegaknya lagi Khilafah Islamiyah. Tentu saja dengan tidak dakwah pada ahlul quwwah (pemilik pengaruh/kekuatan) seperti Tokoh masyarakat dan militer, sehingga revolusi nanti akan berjalan dengan damai. Amin ya rabbal alamin..
.
sumber : http://www.save-islam.com